Factoring

Pembiayaan korporasi didesain untuk memenuhi kebutuhan modal di industri manufaktur, perkebunan, transportasi, logistik, dan pertambangan di Indonesia. Melalui produk ini, MPM Finance siap memberikan kemudahan kepada para pemilik bisnis dalam mengembangkan usaha lewat tambahan investasi aktiva produktif, maupun penambahan modal dengan penjaminan aktiva produktif yang sudah dimiliki sebelumnya. Corporate Finance menawarkan fleksibilitas dalam pembayaran melalui skema direct finance lease, sales and lease back, dan factoring.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam segmen wirausahawan dan korporasi, MPM Finance menyediakan penambahan modal kerja dengan menjaminkan piutang yang dimiliki dengan jangka waktu maksimal 6 bulan. Dengan proses cepat, struktur yang kompetitif, serta didukung oleh pribadi-pribadi yang handal dan berdedikasi tinggi, MPM Finance siap untuk membantu konsumen dalam menyediakan modal kerja.

Plafon fasilitas

  • Maksimum 70% dari nilai piutang

Jangka Waktu Pembiayaan

  • Maksimum 6 bulan

Jenis Piutang

  • Piutang yang dapat diberikan fasilitas factoring adalah yang bersifat rutin, dan bukan yang bersifat transaksional/ insidental yang hanya dilakukan sesekali.
  • Piutang yang dapat dijaminkan adalah yang masih aktif dan tidak dijaminkan di perusahaan pembiayaan atau bank lain.

Syarat & Ketentuan

  • Badan Hukum: PT (Perseeron Terbatas)
  • Usia maksimum pemilik usaha 60 tahun.
  • Tidak masuk dalam daftar bad debt/negative list APPI dan/atau MPM Finance.

Biaya Yang Dikenakan

  • Biaya fasilitas
  • Biaya factoring
  • Biaya notaris
  • Biaya asuransi

Dokumen Yang Perlu Disiapkan

  • Fotokopi izin usaha (SIUP / TDP) / SPPT terakhir
  • Surat Keterangan Domisili
  • Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan dan perubahannya
  • Fotokopi Akta Pengesahan Kementerian Hukum dan HAM
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi identitas komisaris dan direksi
  • Fotokopi rekening koran 6 bulan terakhir
  • Fotocopi laporan keuangan 3 tahun terakhir (audited, jika ada)
  • Daftar piutang dan pembayaran/ pelunasan 6 bulan terakhir.
  • Daftar piutang aktif yang akan di factoringkan beserta jatuh tempo piutang masing-masing.
  • Kontrak kerjasama/SPK/kontrak kerja/ invoice/ PO]
  • Berita acara serah terima (BAST) barang/jasa
  • Tanda terima invoice yang ditandatangani pejabat berwenang dari customer.